Infografik tentang Aquaphobia/Ketakutan Terhadap Air

Desember 12, 2022

6 min read

pengantar

Fobia adalah ketakutan yang terus-menerus dan tidak realistis terhadap spesies dan benda mati. Semua jenis ketakutan dikategorikan sebagai fobia, mengingat tidak ada penjelasan logis. Rasa takut itu sangat traumatis dan menyedihkan sehingga dapat membahayakan kesehatan seseorang secara fisik atau mental.

Apa itu takut air/aquaphobia?

Kita tahu bahwa 3/4 bumi adalah air; takut air tidak jarang. Selain itu, kebanyakan orang takut dan cemas tentang air dan tenggelam. Meskipun ketakutan umum terhadap air tidak apa-apa, itu dianggap sebagai fobia ketika ketakutan mencapai tingkat yang tidak rasional. Orang yang mengalami aquaphobia memiliki ketakutan irasional terhadap air; mereka bisa menjadi takut bahkan dalam kondisi yang paling biasa. Mereka mengembangkan tingkat kecemasan yang signifikan di hadapan air, seperti kolam renang, sungai, danau, atau bahkan air di bak mandi mereka. Hidrofobia dan aquafobia tidak sama. Meskipun keduanya termasuk air, pasien yang memiliki hidrofobia dipengaruhi oleh tahap selanjutnya dari infeksi rabies. Â

Apa saja gejala takut air/aquaphobia?

Gejala aquaphobia secara umum hampir mirip dengan kebanyakan fobia. Orang yang mengalami aquaphobia bisa menjadi sangat cemas dan membeku di dekat badan air atau panik ketika memikirkan air. Ketakutan ini juga membatasi kemampuan seseorang untuk bersosialisasi karena kecemasan yang intens dan rasa takut dan keengganan di sekitar badan air. Orang yang memiliki aquaphobia cenderung menunjukkan gejala berikut:

  1. Seseorang mungkin mengalami peningkatan vital seperti detak jantung yang cepat disertai dengan berkeringat, kedinginan, dan napas pendek.
  2. Ketakutan yang intens menyebabkan mulut kering, mati rasa, dan nyeri atau sesak di tenggorokan dan dada.
  3. Pembekuan tiba-tiba di dekat keberadaan air dan tidak dapat bergerak.
  4. Paparan rasa takut dan trauma yang berkepanjangan menyebabkan pusing atau mual
  5. Kebingungan dan disorientasi.Â

Namun, anak-anak dengan aquaphobia dapat mengekspresikan kecemasan dan ketakutan dengan menangis, menolak untuk bergerak atau berbicara, atau berpegangan pada seseorang atau sesuatu.Â

Apa penyebab aquaphobia?

Akar penyebab perkembangan fobia tidak diketahui, tetapi sains mengatakan bahwa pengalaman traumatis, terutama yang dialami selama masa kanak-kanak, adalah alasan di balik semua jenis fobia. Fobia adalah perilaku yang dipelajari. Ketika kita berbagi sesuatu yang terlalu menyedihkan dan membuat trauma atau menyerah pada cedera, otak kita mengasosiasikan kejadian itu dengan ketakutan yang luar biasa terhadap fobia. Aquafobia menyebabkan karena beberapa alasan. Sebagian besar telah ditemukan bahwa akar fobia dalam pikiran bawah sadar dan pengalaman di masa kanak-kanak seperti:

  1. Mengalami hal negatif yang berhubungan dengan air, seperti kecelakaan atau cedera saat berenang.
  2. Seorang anak mungkin pernah mengalami kematian, seperti tenggelam di sungai, kolam, atau danau.
  3. Seorang anak mungkin telah menyaksikan seseorang tenggelam.
  4. Mengalami sesuatu yang janggal, seperti menemukan benda atau binatang yang tidak dikenal di badan air.

Seringkali, rangsangan eksternal seperti film atau gambar juga dapat menyebabkan rasa takut. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa setelah rilis film Jaws , banyak anak takut masuk ke air karena takut hiu.

Apa pengobatan aquafobia?

Aquaphobia dapat diobati melalui terapi. Disarankan untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan mental berlisensi untuk mendiagnosis fobia dan mengobatinya. Bentuk pengobatannya kebanyakan psikoterapi dan konseling. Obat ada dua jenis, Terapi Paparan dan Terapi Perilaku Kognitif (CBT).Â

  1. Terapi Eksposur

Ia bekerja dengan perlahan-lahan memaparkan orang tersebut ke air dan benda-benda yang berhubungan dengan air di lingkungan yang terkendali, seperti menunjukkan gambar-gambar air atau hal-hal yang berhubungan dengan air dan memantau reaksi. Terapi pemaparan progresif telah membantu banyak orang mengendalikan fobia mereka dan membuat mereka lebih percaya diri. Penyedia layanan kesehatan juga dapat memberikan latihan khusus yang akan membantu orang tersebut menjadi tenang dan rileks, sehingga perlahan-lahan menahan rasa takutnya. Psikoterapi bekerja hanya jika pasien terbuka terhadap ketakutannya dan dapat menghadapinya. Konselor atau penyedia layanan kesehatan mental akan membantu pasien berinteraksi dengan permainan menyenangkan berbasis air dan mengajari mereka cara bersantai di hadapan air dan secara bertahap melepaskan rasa takut akan air.Â

  1. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Selain terapi pemaparan, jenis terapi lain yang efektif adalah terapi perilaku kognitif (CBT). CBT lebih merupakan percakapan satu lawan satu untuk masuk ke kedalaman pikiran pasien dan membantu orang tersebut meredakan rasa takut dari dalam. Dalam CBT, konselor atau penyedia layanan kesehatan mental membantu mengendalikan ketakutan irasional terhadap air dan memantau perubahan perilaku sepanjang sesi. CBT sangat efektif dan memungkinkan pasien untuk meredakan kecemasan dan serangan panik setiap kali mereka menyentuh air. Ini juga membantu mengendalikan pikiran yang bertanggung jawab atas kecemasan, kebingungan, dan keengganan. Banyak yang lebih suka CBT lebih baik daripada terapi pemaparan. CBT lebih terinternalisasi, dan kontrolnya berasal dari dalam, sedangkan dalam terapi eksposur, kekuatannya berasal dari lingkungan. Terapi paparan yang tidak terpantau dapat menyebabkan konsekuensi yang lebih parah di mana pasien dapat mengalami lebih banyak trauma. Setelah sesi CBT selesai, orang tersebut dapat berlatih CBT sendiri untuk membatasi ketakutan atau pikiran irasional yang mungkin memicu serangan panik atau kecemasan.Â

Bagaimana cara mengatasi aquafobia ?

Mengatasi rasa takut akan air atau aquaphobia bisa menjadi rumit kecuali jika terapi dilakukan dan dipraktikkan secara teratur. Selalu tunjukkan rasa takut Anda pada diri sendiri dan cobalah untuk menghadapinya. Tidak apa-apa untuk takut pada awalnya, tetapi mengatasi rasa takut dan mengatasinya adalah masalah nyata. Pada awalnya, yang terbaik adalah mengambil langkah kecil dan mencoba untuk merasa nyaman di sekitar air di lingkungan yang terkendali, seperti kolam atau bak mandi. Melepaskan kecemasan dan ketakutan adalah masalah utama dan menerima apa adanya. Awalnya mungkin sangat melelahkan, tetapi begitu Anda mengenal air, segalanya akan lebih ringan. Berlatih berenang atau kegiatan menyenangkan yang berhubungan dengan air akan membantu meredakan semua kecemasan dan ketakutan. Mengunjungi taman air dan pesta kolam renang adalah cara yang bagus untuk mengatasi rasa takut akan air dan mengatasinya.Â

Bagaimana infografis dapat membantu?

Infografis adalah kumpulan grafik visual, seperti bagan, grafik, atau foto, yang membantu menyajikan informasi penting. Karena representasi visual sering dicatat dengan cepat oleh otak kita, informasi apa pun yang disajikan dalam bentuk itu diproses dengan cukup mudah dan cepat. Oleh karena itu, infografik efektif mengobati semua jenis fobia, termasuk aquaphobia . Gambar yang digunakan untuk mengobati aquaphobia mungkin mencakup semua informasi yang telah kita bahas sejauh ini, termasuk apa yang dimaksud dengan takut air, gejalanya, penyebab, metode pengobatan, dan cara. untuk mengatasinya. Terapis biasanya menyajikan gambar secara bertahap untuk kejelasan dan pemahaman yang cepat.

Kesimpulan

Aquaphobia adalah umum, dan banyak orang memilikinya, mengingat bahaya yang mengintai di dalam air. Namun, aquaphobia dapat diobati melalui terapi dan bimbingan yang tepat, memungkinkan seseorang untuk mengendalikan fobia. Seseorang dapat dengan mudah menaklukkan aquaphobia yang terinternalisasi jika pikiran mereka cukup kuat melalui perawatan. Jadi silakan dan dapatkan bantuan melalui terapi dan konseling online dan offline di sini.

Overcoming fear of failure through Art Therapy​

Ever felt scared of giving a presentation because you feared you might not be able to impress the audience?

 

Make your child listen to you.

Online Group Session
Limited Seats Available!